ANTARA BUDAYA DAN NILAI-NILAI YANG PERLU DILESTARIKAN
Antara Budaya dan Nilai-Nilai yang Terkandung di Dalamnya
Setiap
kelompok masyarakat memiliki ciri khas kebudayaan tersendiri sebagai penanda/identitas yang dimiliki. Di Indonesia
sendiri terdapat 714 suku dengan budaya yang berbeda-beda. Budaya-budaya
tersebut dapat dilihat dari berbagai aspek
seperti, bahasa, seni tari, seni rupa, rumah adat, pakaian adat, permainan
tradisional dsb.
Bentuk-bentuk
budaya di atas tentu memiliki nilai-nilai tersendiri sebagai bentuk representasi
masyarakat dalam memaknai kehidupan. Budaya ini sekaligus dapat dijadikan
sebagai salah satu sarana untuk mewariskan nilai-nilai luhur secara turun
temurun kepada generasi penerus. Sebagai contoh, pakaian adat Sasak untuk yang bini (perempuan) mulai dari cara mengenakannya, bentuk pakaian sampai asesorisnya memiliki makna filosofis. Pakaian adat Sasak
untuk perempuan dikenal dengan nama “Lambung”. Lambung lebih dominan berwarna
gelap dan tidak diperkenankan untuk memerlihatan bagian dada. Oleh karena itu,
dalam pakaian lambung ditambahkan tongkak/lempot yang disampirkan ke pundak
kanan dan kiri untuk menutupi dada. Bahkan di desa Bayan, Lombok, tongkak ini
merupakan simbol untuk menjaga dan melindungi perempuan (Arzaki, 2014). Hal ini menunjukkan, melalui bentuk, warna dan cara berpakaian adat Sasak, masyarakat Sasak menyampaikan nilai-nilai luhur secara simbolis kepada generasi penerusnya.
Contoh
lain misalkan, arsitektur bangunan rumah adat (bale adat) masyarakat Sasak, salah satunya rumah adat Sasat limbungan syarat dengan nilai-nilai
kehidupan yang perlu untuk dilestarikan. Rumah adat ini dibuat oleh
penduduknya dengan bentuk yang sama dan berdekatan. Bentuk rumah adat ini memiliki makna bahwa penduduk limbungan memiliki
kehidupan yang setara atau sama, tidak ada pembagian kasta lebih tinggi dan rendah. Selain itu, bentuk atap bagian depan lebih
menjorok ke bawah menutupi pintu bagian atas yang mengharuskan tamu untuk
menunduk di bagian tangga depan bale sebelum masuk ke dalam bale. Hal ini
mengajarkan tamu mengenai tata krama untuk menghormati pemilik rumah.
Selain
nilai-nilai budaya pada aspek pakaian adat dan bale adat masih banyak aspek budaya Sasak yang perlu untuk dikaji, sehingga sebagai generasi penerus
budaya Sasak memiliki kebanggaan terhadap budayanya dan berkeinginan
untuk tetap melestarikannya.
Sumber:
Arzaki, Jalaludin. 2014. Busana Adat Sasak. Peringgabaya: Pusakanda.
https://radarlombok.co.id/rumah-adat-limbungan-kian-mempesona.html
diunduh, 28/04/2020
NB:
Supaya Anda lebih memahami uraian tentang budaya dan nilai-nilai kebudayaan, silakan bisa buka link berikut https://achmadruky.com/321/budaya-kebudayaan-dan-nilai-nilai-budaya
Komentar
Posting Komentar