Kerajinan Khas Masyarakat Sasak


Kerajinan Khas Masyarakat Sasak

Keeksotikan alam pulau Lombok tidak diragukan lagi. Wisatawan yang berkunjung pun tidak hanya berasal dari wisatawan lokal tetapi juga berasal dari mancanegara. Namun tidak banyak yang mengetahui, bahwa selain keksotikan alamnya, Lombok memiliki destinasi budaya yang cukup menarik untuk dinikmati. Mulai dari tradisi, hasil kerajinan sampai pada kuliner masyarakat Lombok yang memiliki ciri khas tersendiri. Di antara destinasi tersebut, kerajinan masyarakat Sasak, Lombok cukup menarik perhatian. Beberapa di antaranya adalah berbagai kerajinan anyaman dari ketak, bambu dan lontar.
Di antara kerajian tersebut, kerajinan dari ketaklah yang cukup populer dan paling diminati wisatawan lokal bahkan mancanegara. Mungkin, karena bentuknya yang terlihat simpel, namun tetap elegan. Tidak hanya itu, berbagai kerajinan lain yang syarat dengan nilai-nilai budaya pun masih banyak diproduksi dan dijual oleh masyarakat Sasak. Berikut beberapa kerajinan masyarakat khas Sasak yang perlu diketahui:

1.      Kerajinan Ketaq
Pada awalnya kerajinan ketaq ini berkembang di Desa Nyurbaya Gawah Kecamatan Narmada Kabupaten Lombok Barat sekitar tahun 1986 karena berlimpahnya ketaq di sana. Ketaq ini merupakan sejenis tanaman paku-pakuan yang menjalar pada tanaman induk. Ketak ini kemudian melalui proses pengeringan, pembelahan sampai pembentukan menjadi berbagai anyaman perabotan rumah, seperti tempat buah, nampan, Gucci dll. Saat ini kerajinan ketaq banyak dikembangkan di berbagai tempat di Lombok, seperti di Desa Narmada LOBAR kemudian di desa  Beleke, Lombok Tengah dan di Rarang, LOTIM. 

2.      Kerajinan Bambu
Keberdaan pohon bambu di Lombok yang berlimpah menarik tangan-tangan kreatif masyarakatnya untuk membuatnya menjadi sesuatu yang memiliki nilai seni dan daya jual. di antara anyaman bambu yang sering dilihat dan masih digunakan oleh masyarakat Lombok adalah keranjang, ponjol, nyiru, keraro, gegandek, dll.

3.      Kerajinan Daun Lontar
      Sebagai daerah agraris, daun lontar masih banyak ditemukan di pulau Lombok yang digunakan sebagai bahan dasar membuat berbagai anyaman berbagai perabotan rumah tangga yang sampai saat ini masih digunakan oleh masyarakat Sasak. Di antara berbagai kerajianssan dari daun Lontar adalah tembolak, ceraken, tas dll.

4. Kerajinan Daun Pandan
Daun pandan banyak ditemukan di berbagai tempat di Lombok, seperti di Desa Orong Rantek, Mamben, LOTIM. Berbagai kerajinan yang dihasilkan dari daun ini di ataranya, tas, topi, tikar, dsb.

      Itulah beberapa kerajinan khas Lombok yang sampai saat ini diproduksi dan digunakan oleh masyarakat Sasak. Beberapa di antaranya di ekspor sampai ke mancanegara. Semoga, masyarakat terutama penerus Sasak  bisa melestarikan dan mengembangkan kembali berbagai khazanah kerajinan masyarakat Lombok sehingga memiliki dampak bagi pengembangan kearifan-kearifan lokal yang dimilki masyarakat Sasak.

Komentar

Postingan populer dari blog ini

TEMBANG SASAK

SEJARAH SASAK

LEGENDA